Fungsi Besi Beton dan Wiremesh Sebagai Pondasi Konstruksi

besi beton dan wiremesh konstruksi

Besi beton dan Wiremesh merupakan material yang berperan penting sebagai pondasi konstruksi. Perlu diketahui saat ini konstruksi modern lebih sering menggunakan material besi beton dan baja ringan dibandingkan dengan material kayu. Hal ini dikarenakan konstruksi dengan besi beton dan baja ringan berkontribusi untuk ketahanan konstruksi.

Untuk menciptakan bangunan yang memiliki ketahanan yang baik diperlukan bahan pondasi yang kuat. Pondasi yang kuat tersebut salah satunya bisa didapatkan dengan menggunakan material besi beton dan wiremesh. Kedua material ini memiliki keunggulan yang dapat mempengaruhi kekuatan pondasi konstruksi.

Fungsi Besi Beton dan Wiremesh Untuk Pondasi Konstruksi

1. Fungsi Besi Beton

Jenis dari besi beton yang digunakan pada konstruksi ada dua, besi beton polos dan besi beton ulir. Besi beton sebagai pondasi konstruksi seringnya digunakan sebagai tulangan seperti pembuatan kolom, balok dan pelat lantai. Material ini mampu untuk menjaga stabilitas dan keamanan struktur bangunan terhadap beban vertikal dan horizontal sehingga sangat cocok digunakan pada bangunan bertingkat.

Besi beton juga berperan dalam berbagai proyek infrastruktur. Pada pembuatan bendungan, terowongan dan pelabuhan membutuhkan besi beton untuk memberikan kekuatan tambahan dan ketahanan terhadap tekanan. Dalam pembangunan jembatan dan jalan, besi beton digunakan karena memiliki kekuatan tarik yang tinggi dan mampu menahan tekanan. Besi beton memiliki daya tahan yang baik terhadap deformasi dan keretakan.

2. Fungsi Wiremesh

Wiremesh umumnya berfungsi sebagai bahan penguat tulangan saat melalukan pengecoran pada lantai bangunan bertingkat. Material wiremesh digunakan untuk memastikan beton terhindar dari risiko retak ketika proses pengeringan. Wiremesh memiliki sifat kokoh sehingga akan lebih aman digunakan untuk menopang beban yang cukup berat.

Tak hanya sebagai dak beton saja, wiremesh seringkali digunakan sebagai pembuatan plat lantai karena dapat memperkuat pijakan beban diatasnya. Fungsi wiremesh lainnya adalah sebagai tulangan dari saluran air atau drainase yang dapat membentuk beton pracetak, seperti tutup buis beton, culvert box dan sebagainya.

Besi Beton atau Wiremesh? Apa Perbedaannya?

Setelah mengenal spesifikasi besi beton dan wiremesh untuk konstruksi, kedua material ini memiliki kesamaan dalam hal penguat struktur bangunan. Namun juga memiliki perbedaan dalam beberapa hal, seperti berikut:

1. Segi pemasangan

Dari segi pemasangannya material wiremesh lebih mudah digunakan karena bentuknya yang sudah tersambung satu sama lain sehingga tidak perlu memotong dan merakit satu persatu.

2. Segi aplikasi

Penggunaan besi beton lebih unggul karena kebanyakan kontraktor lebih memilih besi beton yang tidak hanya digunakan untuk struktur horizontal saja seperti wiremesh. Material wiremesh hanya digunakan pada struktur horizontal seperti dak lantai. Sedangkan, Besi beton dapat digunakan pada struktur horizontal dan juga struktur vertikal seperti pembuatan kolom, balok dan yang lainnya.

3. Segi harga

Jika dibandingkan, kedua material ini memiliki harga yang berbeda. Besi beton memiliki harga yang lebih mahal dari wiremsh karena dilihat dari ketebalan dan spesifikasi yang dibutuhkan. Sedangkan wiremesh dijual lebih murah karena bahannya yang terbuat dari besi baja yang lebih kecil dari wiremesh.

Jadi, perlu Anda pertimbangkan material mana yang sedang dibutuhkan. MBT Steel Surabaya sebagai distributor besi beton dan wiremesh menawarkan produk dengan kualitas terbaik dan harga yang tidak mengikat. Dengan MBT Steel, kami harap Anda dapat menemukan material besi dan baja yang cocok untuk proyek Anda.